Aku Mencintaimu..
13.20
Aku disergap kerinduan
padamu..
dan aku mencintaimu..
tanpa aku tahu mengapa
i love u..
pass me not..
13.21
Tampilkan postingan dengan label you... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label you... Tampilkan semua postingan
Kamis, 18 Agustus 2016
Kamis, 13 Juni 2013
Te - eR
Kamis, 13 Juni ‘13
15.15
tentulah:
Akan sangat jarang
engkau hadir dalam hidupku.
Lalu, bagaimana aku
menyembunyikan tangisku?
Jika tidak dalam samaran
hujan dan gelap pekat?
Waktu yang tiada bisa
di ulang kembali..
namun jejakmu
tetap ada.
Aku mengerti, tiada lagi kita
bersama.
Hanya
ada aku dan engkau
Tetapi
aku sudah melihat,
tunasmu
mulai bermunculan:
Hijau, muda dan nampak
sehat..
dan lagi aku
melihat:
perubahan kokoh fisikmu
tiada lagi layu
dan kering
engkau bertambah
besar dan matang..
Merasakan
cabang-cabangmu sungguh sangat menyejukkan,
Sebab
ranting-ranting yang keluar dari cabangmu
memeluk erat diriku hangat.
memeluk erat diriku hangat.
Tiada lagi rasa
kaku dan lunglai..
Merasakan pertumbuhanmu, aku begitu segar..
Untunglah aku
berjumpa denganmu dan mengecap
manis pahit proses indahmu..
manis pahit proses indahmu..
![]() | |||||||||||||
| Aku menyayangimu, |
Seperti sejuknya tetes embun yang pada akhirnya jatuh ke bumi,
demikianlah sejuk yang kurasakan ketika melihat tetes air matamu
yang menggantung tertahan di pelupukmu.
Terimakasih aku
sudah merasakan pelukan hangatmu,
kedamaian dan juga kebahagiaan..
Tiada pernah
kulupa awal pertama kali aku melihatmu dulu..
Sungguhlah engkau
sekarang sangat menawan.
Ingatlah makanan
terakhir yang pernah kuberikan.
Kiranya itu
menyenangkanmu, dan membuat sedikit:
menu berbeda dari yang biasa engkau terima..
Engkau di hatiku,
Jaga dirimu dengan
akar yang teguh..
15.31
Aku,
Ranting yang sudah tua..
Jumat, 28 Januari 2011
for you..
Jumat, 28 Jan '11
22.10
Berjuanglah lebih keras lagi
tetaplah ceria
jangan mau dikalahkan
apalagi dihancurkan orang lain
jangan kalah..
jangan menyerah
jangan ikutin situasinya
menanglah..
i'm watching you..
22.12
22.10
Berjuanglah lebih keras lagi
tetaplah ceria
jangan mau dikalahkan
apalagi dihancurkan orang lain
jangan kalah..
jangan menyerah
jangan ikutin situasinya
menanglah..
i'm watching you..
22.12
Jumat, 21 Januari 2011
Selamat Jalan Kak..
Jumat, 21 Jan '11
16.56
Selamat jalan kak..
Aku mendapat berita tentang kepergianmu baru saja.. belum ada 1 menit yang lalu.. Padahal aku baru menulis tentangmu kemarin sore.. Aku ikut berduka kak..dan kehilanganmu.. tak ada lagi pertemuan di acara-acara pelayanan kita, kak..
Tetapi ternyata itulah yang terbaik untukmu kak.. Daripada engkau terus menderita dengan penyakitmu.. TUHAN telah memanggilmu untuk menghadap padaNYA. Berbahagialah setiap orang yang meninggal di dalam TUHANnya..
Untuk Abang.. kuat yah bang.. aku ikut berduka cita.. Tabah ya bang.. engkau sudah memberikan dirimu, merawat dan mengurus kakak dengan cinta dan penuh kasih..
Kalian berdua disatukan oleh ALLAH dan dipisahkan oleh kematian.. Tetap kuat yah bang.. tetap semangat menjalani hidup.. Kalian berdua adalah Abang dan Kakak rohaniku.. Kita berada dalam naungan Kampus yang sama..
Terimalah kakak di sisiMU ya ALLAH.. dan kuatkanlah suaminya dan seluruh keluarga besar mereka.. sebab selalu ada pengharapan di dalam TUHAN.. hidup manusia semuanya ada dalam genggamanMU dan otoritasMU..
Terimalah kakak di SURGAMU ya ALLAH.. seperti setiap iman percaya orang-orang yang meninggal di dalam namaMU yang KUDUS..
Amin..
16.57
Kamis, 20 Januari 2011
Sembuhkanlah ya TUHAN.. Amin.
Kamis, 20 Jan ‘11
18.39
Tidak selamanya manusia itu selalu dalam keadaan sehat..
Kakak..
Kakak..
Mendengar beritamu kembali masuk ke ruang ICU..
sungguh menggetarkan relung hati dan jiwaku..
doaku untukmu.. mengharapkan kesembuhanmu.
Bertahanlah.. berjuanglah untuk hidup
Aku takut.. dan kuatir..
Kupanggil namamu: sadarlah .. bertahanlah..
Berjuanglah untuk hidup.. aku takut..
Perjumpaan terakhir kita sekitar 2 bulan lalu,
sungguh tiada kuduga..
Engkau terlihat begitu kurus dan lemah..
Dan kulihat dia juga sedemikian kurus dan letih..
Aku sempat memelukmu.. dan menjamah pipimu
walau aku tidak lama berbincang denganmu
akupun merasakan keletihanmu,
aku takut dan merasa kuatir..
Cepat sembuh Kak..
Lawanlah segala penyakitmu..
Dengarlah doa-doa orang yang mengasihimu..
Termasuk juga aku..
TUHAN.. TABIB AGUNG kami..
sembuhkanlah dia..
Berikanlah kesehatan dan kekuatan untuknya
dan juga suaminya..
Jamahlah dia ya TUHAN
Dan jangan pernah tinggalkan dia
Kami tak sanggup menahan derita ini.
SEMBUHKANlah ya TUHAN..
Amin.
18.53
(untuk kakak rohaniku..)
(untuk kakak rohaniku..)
Sabtu, 25 September 2010
Beautiful Woman On The Street
Sabtu, 25 Sept '10
07.36
Aku melihatmu waktu itu ketika aku mengendarai motorku yang kupacu dengan kecepatan sedang..
Aku kemudian memperlambat laju motorku..
Aku melihatmu..
Hmm.. yes, you are beautiful woman on the street..
I think.. you are very pretty.. and.. people like you..
Your eyes, your body.. your smile..
it's a perfect gift from our GOD..
Tetapi.. aku tidak suka merasakan..
Perasaan-perasaan yang tidak nyaman seiring aku terus memandangmu..
Dan dia yang juga ada di sampingmu..
walaupun memang aku hanya beberapa saat saja melihatmu..
karena aku harus tetap melanjutkan perjalananku..
Kemudian di kesempatan berbeda, but.. still on the street..
Aku melihatmu ketika mengendarai motorku.. ya motor yang kubeli dengan susah payah ini..
dengan keringat dan perjuangan keras mengarungi hidup menaklukkan kota jakarta ini..
Aku melihatmu..
Tetapi.. engkau yang kulihat sekarang..jelas berbeda dengan yang kulihat dulu..
Engkau yang lain..
Aku melihat wajahmu.. dan semuanya.. tidak ada yang luput dari pandanganku..
Tanganmu.. rambutmu.. semua..
Dan aku melihat apa yang sedang engkau kerjakan..
Tumpukan barang di punggungmu, tampak berat sekali..
Sampai engkau membungkuk..
Engkau kuat sekali.. wajahmu nampak lelah dan kuyu..
Lagi.. sekali lagi..
Aku pun melihat engkau yang lain.. di hari yang berbeda..
Apa yang engkau lakukan?
Apa yang kau pegang itu?
Aku melihat tumpukan sampah di sudut jalan itu..
Dan melihat badan jalan yang bersih di mana engkau berdiri saat itu..
Panas sekali hari itu..
Engkau sanggup mengerjakan hal itu?
Berapa yang engkau terima?
Yang sebanding dengan apa yang telah engkau kerjakan?
Mengapa engkau mengerjakan hal ini?
Ohh..
Aku tak kuasa menahan desakan air mata yang mulai mengintip..
Kepalaku.. dadaku.. nafasku..
bagiku..
You are beutiful woman on the street..
Aku,
yang terpana..
08.33
07.36
Aku melihatmu waktu itu ketika aku mengendarai motorku yang kupacu dengan kecepatan sedang..
Aku kemudian memperlambat laju motorku..
Aku melihatmu..
Hmm.. yes, you are beautiful woman on the street..
I think.. you are very pretty.. and.. people like you..
Your eyes, your body.. your smile..
it's a perfect gift from our GOD..
Tetapi.. aku tidak suka merasakan..
Perasaan-perasaan yang tidak nyaman seiring aku terus memandangmu..
Dan dia yang juga ada di sampingmu..
walaupun memang aku hanya beberapa saat saja melihatmu..
karena aku harus tetap melanjutkan perjalananku..
Kemudian di kesempatan berbeda, but.. still on the street..
Aku melihatmu ketika mengendarai motorku.. ya motor yang kubeli dengan susah payah ini..
dengan keringat dan perjuangan keras mengarungi hidup menaklukkan kota jakarta ini..
Aku melihatmu..
Tetapi.. engkau yang kulihat sekarang..jelas berbeda dengan yang kulihat dulu..
Engkau yang lain..
Aku melihat wajahmu.. dan semuanya.. tidak ada yang luput dari pandanganku..
Tanganmu.. rambutmu.. semua..
Dan aku melihat apa yang sedang engkau kerjakan..
Tumpukan barang di punggungmu, tampak berat sekali..
Sampai engkau membungkuk..
Engkau kuat sekali.. wajahmu nampak lelah dan kuyu..
Lagi.. sekali lagi..
Aku pun melihat engkau yang lain.. di hari yang berbeda..
Apa yang engkau lakukan?
Apa yang kau pegang itu?
Aku melihat tumpukan sampah di sudut jalan itu..
Dan melihat badan jalan yang bersih di mana engkau berdiri saat itu..
Panas sekali hari itu..
Engkau sanggup mengerjakan hal itu?
Berapa yang engkau terima?
Yang sebanding dengan apa yang telah engkau kerjakan?
Mengapa engkau mengerjakan hal ini?
Ohh..
Aku tak kuasa menahan desakan air mata yang mulai mengintip..
Kepalaku.. dadaku.. nafasku..
bagiku..
You are beutiful woman on the street..
Aku,
yang terpana..
08.33
Langganan:
Postingan (Atom)

