10.15
Engkau tidak akan terlupa,
jejakmu ada bersamaku..
Dulu tapak kakimu kecil sekali..
jelas saja engkau masih bocah.
dan sekarang, hmm tapakmu besar dan lebar..
dan genggam tanganmu pun menghangatkan..
aku tetap merindumu..
10.17
Tampilkan postingan dengan label Kasih Ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasih Ibu. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 Agustus 2016
Jumat, 10 Januari 2014
Engkaukah Itu?
15.09
Serasa mimpi..
Sudah puluhan kali aku menerima banyak pelukan dari anak-anakku..
Tetapi menerima hujanan pelukanmu waktu itu membuatku seakan tak percaya.
Engkaukah itu?
Sesungguhnya akulah manusia pemimpi yang masih bertahan hidup dalam pengharapanku akan mimpi-mimpiku suatu saat kelak mewujud..
Engkau datang seketika, seperti sekelebatan mata mengerjap :
Engkaupun muncul di hadapanku..
Sebenarnya waktu itu aku belum bisa menyadari apakah yang telah terjadi..
Nampaknya aku mengalami lompatan jiwa untuk sekian mili detik
sampai aku dapat merasakan pelukanmu menarikku sedemikian eratnya..
Aku merasa seperti mimpi..
Bahkan sampai saat ini.
Belum pernah aku merasakan hal seperti itu darimu..
Engkaukah itu?
Cerahnya wajahmu dan pesonamu yang semakin memikat.. Engkau selalu menampik itu dengan kerendahan hatimu.. Tapi sungguh.. Engkau semakin indah.. Jika aku bisa mengatakan banyak hal dalam ragam kias.. Maka aku mengatakan kepadamu : Engkau semakin matang, lekukmu melambai.. posturmu menjulang dan gesturmu (jika engkau mau : mampu menggoda siapapun - tapi jangan- itu pintaku)..
Aku sudah meyakininya sejak dahulu..
Kata-katamu meluncur sedemikian cepat dan aku sudah bisa menangkap
kecerdasan tutur bahasamu, tatap matamu, senyummu dan caramu bersikap..
Jiwamu di jiwaku..
Terbayar sudah tahun-tahun penuh penantian..
Ketika aku menangis dalam hening..
Pelukku seolah-olah tak terbayar, harapan seolah-olah tak berujung..
Aku menyalahkan diriku sendiri..
Yang kerap merindu, memeluk bayangmu dan menahan hati untukmu..
Aku tahu bahwa engkau bukanlah aku..
dan itu terus membuat tumpah air mataku..
Terkadang aku, seorang pemimpi ini:
mulai sering mengendurkan pelukanku..
Agar aku tidak sakit atas pengharapan..
atas hujaman rindu yang mendera batinku.
Engkaukah itu, anakku?
Mengapa engkau mengingat aku?
Mengapa engkau memelukku sedemikian erat?
Membuatku seperti kesulitan bernafas karena bahagia..
dan..
aku tak bisa menahan derai air mataku bersama isi hatiku ini anakku yang terkasih..
Terimakasih untuk pelukan hangatmu..
Aku merasa tidak pantas..
Aku seorang pemimpi..
Ketika tubuhku terus menerima eratnya pelukanmu, di dadaku, di bahuku..
Aku merasa sebagai manusia pemimpi yang masih belum bisa percaya akan kejadian itu..
Engkaukah itu, dekk?
Momen ketika engkau mencium kedua pipiku, aku sudah sedemikian bahagia..
Aku bisa merasakan bedanya.. Sungguh.
Tidakkah engkau ingin tahu apa yang terjadi pada saatku sekarang ini?
Air mataku tertumpah setiap kali aku mengingat engkau mencium keningku..
Aku merasa seperti seorang ibu yang mendapat cinta kasih dari anaknya..
Engkau membuatku menumpahkan semua air mataku saat ini..
Aku menikmati semua pelukanmu yang terasa sangat berbeda dari biasanya.. Aku mengenalmu hanya sederhana dari peristiwa sederhana di tahun-tahun lampau kita..
dan aku tidak pernah mengharapkan seindah ini.. Bagiku engkaulah mimpiku yang menjadi kenyataan saat ini..
Terimakasih karena engkau sudah mewujud dalam hidupku, Tara..
Aku,
manusia pemimpi..
16.55
Serasa mimpi..
Sudah puluhan kali aku menerima banyak pelukan dari anak-anakku..
Tetapi menerima hujanan pelukanmu waktu itu membuatku seakan tak percaya.
Engkaukah itu?
Sesungguhnya akulah manusia pemimpi yang masih bertahan hidup dalam pengharapanku akan mimpi-mimpiku suatu saat kelak mewujud..
Engkau datang seketika, seperti sekelebatan mata mengerjap :
Engkaupun muncul di hadapanku..
Sebenarnya waktu itu aku belum bisa menyadari apakah yang telah terjadi..
Nampaknya aku mengalami lompatan jiwa untuk sekian mili detik
sampai aku dapat merasakan pelukanmu menarikku sedemikian eratnya..
Aku merasa seperti mimpi..
Bahkan sampai saat ini.
Belum pernah aku merasakan hal seperti itu darimu..
Engkaukah itu?
Cerahnya wajahmu dan pesonamu yang semakin memikat.. Engkau selalu menampik itu dengan kerendahan hatimu.. Tapi sungguh.. Engkau semakin indah.. Jika aku bisa mengatakan banyak hal dalam ragam kias.. Maka aku mengatakan kepadamu : Engkau semakin matang, lekukmu melambai.. posturmu menjulang dan gesturmu (jika engkau mau : mampu menggoda siapapun - tapi jangan- itu pintaku)..
Aku sudah meyakininya sejak dahulu..
Kata-katamu meluncur sedemikian cepat dan aku sudah bisa menangkap
kecerdasan tutur bahasamu, tatap matamu, senyummu dan caramu bersikap..
Jiwamu di jiwaku..
Terbayar sudah tahun-tahun penuh penantian..
Ketika aku menangis dalam hening..
Pelukku seolah-olah tak terbayar, harapan seolah-olah tak berujung..
Aku menyalahkan diriku sendiri..
Yang kerap merindu, memeluk bayangmu dan menahan hati untukmu..
Aku tahu bahwa engkau bukanlah aku..
dan itu terus membuat tumpah air mataku..
Terkadang aku, seorang pemimpi ini:
mulai sering mengendurkan pelukanku..
Agar aku tidak sakit atas pengharapan..
atas hujaman rindu yang mendera batinku.
Engkaukah itu, anakku?
Mengapa engkau mengingat aku?
Mengapa engkau memelukku sedemikian erat?
Membuatku seperti kesulitan bernafas karena bahagia..
dan..
aku tak bisa menahan derai air mataku bersama isi hatiku ini anakku yang terkasih..
Terimakasih untuk pelukan hangatmu..
Aku merasa tidak pantas..
Aku seorang pemimpi..
Ketika tubuhku terus menerima eratnya pelukanmu, di dadaku, di bahuku..
Aku merasa sebagai manusia pemimpi yang masih belum bisa percaya akan kejadian itu..
Engkaukah itu, dekk?
Momen ketika engkau mencium kedua pipiku, aku sudah sedemikian bahagia..
Aku bisa merasakan bedanya.. Sungguh.
Tidakkah engkau ingin tahu apa yang terjadi pada saatku sekarang ini?
Air mataku tertumpah setiap kali aku mengingat engkau mencium keningku..
Aku merasa seperti seorang ibu yang mendapat cinta kasih dari anaknya..
Engkau membuatku menumpahkan semua air mataku saat ini..
Aku menikmati semua pelukanmu yang terasa sangat berbeda dari biasanya.. Aku mengenalmu hanya sederhana dari peristiwa sederhana di tahun-tahun lampau kita..
dan aku tidak pernah mengharapkan seindah ini.. Bagiku engkaulah mimpiku yang menjadi kenyataan saat ini..
Terimakasih karena engkau sudah mewujud dalam hidupku, Tara..
Aku,
manusia pemimpi..
16.55
Jumat, 23 Agustus 2013
Apa Kabar?
21.02
Apa Kabar?
Kekuatan kalimat dalam tanda tanya penuh kerinduan..
Sapaan penuh nuansa, beraroma nostalgia masa lampau, tahun-tahun penuh tempaan, bentukan karakter dan peluk hangat penuh kasih sayang disertai rasa hormat..
Bukan kalimat basa-basi di awal pertemuan.. Dan kita mengetahuinya, karena detak jantung kita menjadi berbeda.. Sekujur tubuh kita diselimuti perasaan bahwa kita saling merindukan dan menantikan perjumpaan suatu saat kelak.. Rasa hormat akan selalu ada di antara kita..
Rindu, yang demikian hebatnya.. Ijinkanlah aku menyapamu,
"Apa kabarmu, nak?"
"Apa kabarmu, dekk?"
"Apa kabarmu, sayang?"
"Apa kabarmu, non?"
"Apa kabarmu, nona?"
"Hai bung, apa kabar?"
Aku merindukan kalian.. Apakah kalian baik-baik saja? Dalam doaku, aku sebut nama kalian.. God knows, How much i love you : all... my beloved children.. Take care..
Diberkatilah kita semua oleh karena namaNYA yang Agung benar..
Aku selalu merindukan kalian..
-Cium sayang dan pelukan kasih untuk semua anak-anakku dalam TUHAN kita-
Aku,
bahagia ketika merindumu..
God bless..
21.13
Apa Kabar?
Kekuatan kalimat dalam tanda tanya penuh kerinduan..
Sapaan penuh nuansa, beraroma nostalgia masa lampau, tahun-tahun penuh tempaan, bentukan karakter dan peluk hangat penuh kasih sayang disertai rasa hormat..
Bukan kalimat basa-basi di awal pertemuan.. Dan kita mengetahuinya, karena detak jantung kita menjadi berbeda.. Sekujur tubuh kita diselimuti perasaan bahwa kita saling merindukan dan menantikan perjumpaan suatu saat kelak.. Rasa hormat akan selalu ada di antara kita..
Rindu, yang demikian hebatnya.. Ijinkanlah aku menyapamu,
"Apa kabarmu, nak?"
"Apa kabarmu, dekk?"
"Apa kabarmu, sayang?"
"Apa kabarmu, non?"
"Apa kabarmu, nona?"
"Hai bung, apa kabar?"
Aku merindukan kalian.. Apakah kalian baik-baik saja? Dalam doaku, aku sebut nama kalian.. God knows, How much i love you : all... my beloved children.. Take care..
Diberkatilah kita semua oleh karena namaNYA yang Agung benar..
Aku selalu merindukan kalian..
-Cium sayang dan pelukan kasih untuk semua anak-anakku dalam TUHAN kita-
Aku,
bahagia ketika merindumu..
God bless..
21.13
Sabtu, 10 Desember 2011
Please welcome..
Sabtu, 10 Des '11
17.06
Everybody's looking for that something. One thing that makes it all complete..
You'll find it in the strangest places.. Places you never knew it could be..
Some find it in the face of their children, Some find it in their lover's eyes
Who can deny the joy it brings..
Some find it sharing every morning,
Some in their solitary lives..
You'll find it in the words of others
but for me.. to see your face.. and share about our hearts.. is more important than anything..
to hold ur name in my heart and touch you..
that's why.. we called : mom and daughter..
i love you.. kata-kata biasa yg diucapkan oleh banyak orang ke banyak orang.. tetapi bagiku tidak.. sebab aku yakin.. demikianlah Tuhan mengatakannya..
saat DIA memandangku dan mengatakan : I love you kepadaku.. aku menatap mataNYA.. lembut dan penuh kasih..
aku yakin.. karena DIA mati untuk ku.. dan kelahiranNYA, kita rayakan sekarang bukan?
di masa Advent ini.. please welcome and be A KING for me.. JESUS.. I'm so sorry .. for my dirty life.. when i do nothing and makes You hurts..
please welcome on YOUR birthday, my lovely KING.. maafkan aku tidak memiliki persembahan indah untukMU.. i'm so sorry.. i'm so sorry.. :'(
for i know.. here my gifts for YOU.. my heart, and my life.. please be pleasure my GOD.. i'm so sorry.. i do nothing.. i'm so sorry..
to all :
dalam kemegahan persiapan Natal thn ini.. kiranya kita makin bertumbuh dalam kasih..sebab kita tidak pernah layak memberikan persembahan kepadaNYA
dan inilah..
keagungan cinta..kasih.. sayang.. hanya akan abadi dimiliki mereka yang terlebih dahulu mengalaminya di dalam TUHAN.. lebih dari itu.. adalah perjuangan..
sebab tiada kasih yang sempurna..dan setiap kita mencarinya, mengembara kemanapun..tiada akan mendapat.. sampai hati kita dipenuhi oleh kasih ALLAH..
Entah engkau mengembara ke padang belantara, ke gunung-gunung yang tinggi.. hatimu tak akan pernah puas.. karena hatimu kosong dan hampa..
so.. here.. i have alot of love.. would you like tobe mine? to share about our tears.. and pray a little prayer for peace? and for love.. from our GOD?
dan sampai aku menutup mata.. aku hendak menantikan bagaimana TUHAN yang AGUNG itu mnunjukkan kasihNYA kapada setiap orang percaya..
dan ketika aku berbalik.. aku hanya melihat tumpahan air mata dari para penabur.. tetapi ketika aku melihat ke depan.. aku melihat sorak-sorai penuai..
Semua tulisanku ini, aku persembahkan untuk seluruh anak-anakku.. Aku sangat menyadari.. Kehadiran fisik sangat dibutuhkan.. tetapi aku memiliki keterbatasan.. walaupun demikian aku menjagamu..
Ijinkan aku melihatmu kembali.. Tiada air mata yang tumpah sia-sia dalam pergumulan batin di dunia ini.. dan dalam tempaan Penjunan kita.. Lain halnya ketika kita menumpahkan air mata krna kita memiliki mental dan sikap hati yang cengeng, mungkin akan terasa sia-sia..
No matter how far..
Close your eyes.. and let us take a time.. just simple : pray for our tears.untill that day..
may JESUS hold us.. be strong.. be strong.. be strong..
to all my daughters .. be strong.. and take courage.. i love you..
please hold me in your prayer.. and so do i..
--your beloved mom--
and for every friends.. please be strong.. and may HIS blessing shine upon us..
17.06
Everybody's looking for that something. One thing that makes it all complete..
You'll find it in the strangest places.. Places you never knew it could be..
Some find it in the face of their children, Some find it in their lover's eyes
Who can deny the joy it brings..
Some find it sharing every morning,
Some in their solitary lives..
You'll find it in the words of others
but for me.. to see your face.. and share about our hearts.. is more important than anything..
to hold ur name in my heart and touch you..
that's why.. we called : mom and daughter..
i love you.. kata-kata biasa yg diucapkan oleh banyak orang ke banyak orang.. tetapi bagiku tidak.. sebab aku yakin.. demikianlah Tuhan mengatakannya..
saat DIA memandangku dan mengatakan : I love you kepadaku.. aku menatap mataNYA.. lembut dan penuh kasih..
aku yakin.. karena DIA mati untuk ku.. dan kelahiranNYA, kita rayakan sekarang bukan?
di masa Advent ini.. please welcome and be A KING for me.. JESUS.. I'm so sorry .. for my dirty life.. when i do nothing and makes You hurts..
please welcome on YOUR birthday, my lovely KING.. maafkan aku tidak memiliki persembahan indah untukMU.. i'm so sorry.. i'm so sorry.. :'(
for i know.. here my gifts for YOU.. my heart, and my life.. please be pleasure my GOD.. i'm so sorry.. i do nothing.. i'm so sorry..
to all :
dalam kemegahan persiapan Natal thn ini.. kiranya kita makin bertumbuh dalam kasih..sebab kita tidak pernah layak memberikan persembahan kepadaNYA
dan inilah..
keagungan cinta..kasih.. sayang.. hanya akan abadi dimiliki mereka yang terlebih dahulu mengalaminya di dalam TUHAN.. lebih dari itu.. adalah perjuangan..
sebab tiada kasih yang sempurna..dan setiap kita mencarinya, mengembara kemanapun..tiada akan mendapat.. sampai hati kita dipenuhi oleh kasih ALLAH..
Entah engkau mengembara ke padang belantara, ke gunung-gunung yang tinggi.. hatimu tak akan pernah puas.. karena hatimu kosong dan hampa..
so.. here.. i have alot of love.. would you like tobe mine? to share about our tears.. and pray a little prayer for peace? and for love.. from our GOD?
dan sampai aku menutup mata.. aku hendak menantikan bagaimana TUHAN yang AGUNG itu mnunjukkan kasihNYA kapada setiap orang percaya..
dan ketika aku berbalik.. aku hanya melihat tumpahan air mata dari para penabur.. tetapi ketika aku melihat ke depan.. aku melihat sorak-sorai penuai..
Semua tulisanku ini, aku persembahkan untuk seluruh anak-anakku.. Aku sangat menyadari.. Kehadiran fisik sangat dibutuhkan.. tetapi aku memiliki keterbatasan.. walaupun demikian aku menjagamu..
Ijinkan aku melihatmu kembali.. Tiada air mata yang tumpah sia-sia dalam pergumulan batin di dunia ini.. dan dalam tempaan Penjunan kita.. Lain halnya ketika kita menumpahkan air mata krna kita memiliki mental dan sikap hati yang cengeng, mungkin akan terasa sia-sia..
No matter how far..
Close your eyes.. and let us take a time.. just simple : pray for our tears.untill that day..
may JESUS hold us.. be strong.. be strong.. be strong..
to all my daughters .. be strong.. and take courage.. i love you..
please hold me in your prayer.. and so do i..
--your beloved mom--
and for every friends.. please be strong.. and may HIS blessing shine upon us..
Jumat, 14 Januari 2011
Bukankah Aku Juga Menjagamu?
Jumat, 14 Jan '11
16.14My dear.. mengapa engkau tawar hati?
Bukankah aku juga menjagamu?
Bagaimana mungkin aku melupakanmu?
Bukankah engkau juga anakku?
Ingatkah engkau? Betapa akupun merindukanmu? dan mengasihimu?
Bahkan ketika kita sudah terpisah dan jarang bersua?
Bukankah engkau my big baby?
Bukankah akupun adalah mamamu?
Parade of White Lilies..
Ingatkah engkau? akan gambar di atas?
Betapa terkejutnya dan luruhnya hatiku.. ketika engkau muncul di depanku..
dan sedemikian cepatnya.. engkau menghadirkan..
seberkas ikat bunga kesukaanku?
yang engkau sembunyikan dengan kedua tanganmu di balik punggungmu?
Ingatkah engkau, anakku sayang?
Wajah dan hatiku yang serta merta diliputi kedamaian?
dan gerakan spontanku mencium bunga Lily itu?
dan memeluk tubuhmu?
Harum sekali.. tenang dan damai..
Sepanjang perjalanan aku menjaga bunga itu
dan aromanya yang luar biasa terus kuhirup..
padahal jarak tanganku yang menggengam bunga Lily itu
cukup jauh dengan hidungku..
karena .. bunga yang engkau hadirkan..
adalah seberkas bunga Lily yang sangat mekar..
Aromanya sungguh mewangi..
Aku mengasihimu dan mendoakanmu..
Kasih seorang ibu.. tidak akan lekang oleh waktu..
Janganlah tawar hatimu, sayang..
Ini aku mamamu..
Aku tetap mendoakanmu..
Menjagamu dengan kasih dan doaku..
Aku memang tidak sempurna..
Aku adalah seorang ibu muda..
yang terus belajar menjadi seorang ibu..
Nantikanlah ibumu ini terus berproses..
Terkadang aku tidak mengerti..
Bagaimana menjadi seorang mama..
Aku tidak mengerti..
Mengapa TUHAN menjadikanku seorang mama..
Tapi memang aku rindu menjadi seorang mama..
Mamamu inipun terus diproses TUHAN..
Sama seperti aku terus menantikanmu berproses..
Kasih sayang akan selalu ada untukmu..
Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya..
Melangkahlah sayang.. jangan takut..
Andalkanlah TUHAN selalu dalam hidupmu..
Jangan pernah bergantung kepada manusia..
sebab manusia akan selalu mengecewakan..
Manusia adalah debu..
Debu yang hanya sanggup meminta belas kasih dan campur tangan ALLAH..
Jangan kecut hatimu.. Tiada manusia yang sempurna..
Jalanilah hidupmu.. jangan menyimpang ke kiri dan ke kanan..
Doakanlah aku juga.. mamamu..
Agar mama.. mampu menjadi mama seperti yang engkau rindukan..
Walaupun aku jauh darimu..
Tapi rasakanlah..
Air mataku.. doaku.. dan aroma tubuhku..
Ketika aku memelukmu dan mengajarkanmu
tentang ALLAH.. tentang TUHAN yang menjaga kita..
Ingatlah selalu ciuman hangat mama di pipimu, keningmu..
saat kita selesai berdoa.. setelah engkau menumpahkan beban hidupmu..
Aku hanyalah manusia biasa..
I'm only human..
i'm just a woman..
I do love you..
--mama--
16.38
Sabtu, 27 November 2010
Bagaimana Aku Tidak Mengagumimu, Ibu?
Sabtu, 27 Nov '10
12.16
Bagaimana aku tidak mengagumimu, Ibu?
Bagaimana engkau bisa sehebat itu?
Cucian yang menumpuk ini.. yang harus satu persatu engkau jemur?
Betapa sabarnya engkau, Ibu..
12.16
Bagaimana aku tidak mengagumimu, Ibu?
Bagaimana engkau bisa sehebat itu?
Cucian yang menumpuk ini.. yang harus satu persatu engkau jemur?
Betapa sabarnya engkau, Ibu..
Ibu.. Aku boleh bertanya kan, ya bu?
Mengapa engkau bisa melakukan itu semua?
Pekerjaan harian yang berat dan menguras tenaga ini?
Engkau mencuci dengan tanganmu kan, bu?
Dulu.. waktu kita belum punya mesin cuci?
Rutinitas hidup selama hampir 36 tahun ini?
Bagaimana engkau bisa mencuci semua pakaian kami?
Pakaian ayah kan luar biasa berat..
Belum lagi selimut-selimut, seprei, handuk yang semua panjang dan tebal?
Pakaian kami yang kotor terkena noda dan debu..
Membilas semua itu dengan tanganmu? kemudian engkau jemur?
Lalu engkau setrika semua itu satu persatu..
Ibu.. Engkau hebat sekali..
Bagaimana aku tidak mengagumimu, Ibu?
Dulu aku masih ingat ceritamu,
aku bergelantungan di punggungmu kan ya bu?
Padahal engkau harus mencuci dan memasak juga dan berbenah rumah?
Belum adik yang rewel menangis keras..
Aku mencintaimu, Ibu..
Teladanmu yang engkau nyatakan dalam keseharian..
Membentuk aku sekarang bu..
Tapi.. aku tidak sehebat engkau ibu..
Ketika aku pulang kerja..
dan terkadang aku sudah lelah..
setelah menunaikan semua yang menjadi panggilan profesiku..
aku berusaha tetap membantumu ibu..
Walau terkadang aku merasa..sangat cape sekali
Belum lagi perasaan yang terkadang menghampiriku:
Apakah mereka yang ku ajar dan ku didik itu..
Memahami apa yang kumaksud?
Dan Ibu..
Engkau tetap bisa memahami kesulitanku..
dan berkata,
"sudah istirahat sajalah dulu.."
Ibu.. betapa berharganya aku..
memiliki ibu seperti mu..
Bagaimana Aku Tidak Mengagumimu, Ibu?
12.37
Jumat, 26 November 2010
Menatapmu Ibu..
Jumat, 26 Nov '10
16.01
Menatapmu Ibu.. adalah kesukaan bagiku..
Wajahmu.. sungguh menyejukkan bagiku..
dan membuatku tenang.. hmm.. nyaman..
padahal engkau hanya menatapku..
Tapi Ibu.. aku tidak mengerti..
Mengapa engkau terlalu memikirkanku?
Aku sudah dewasa, Ibu..
Saatnya aku yang mengurusmu..
Ibu.. saat menatapmu..
membuat perasaanku campur aduk..
Aku tahu.. tidak semua yang tersimpan di dalam hatimu,
dapat engkau ceritakan padaku..
Itu bukan salahmu, Ibu..
Ibu.. Aku sayang Ibu..
Saayaaaaaaannnnnngggggggg banget, bu...
Aku tidak mau berpisah denganmu..
Aku teramat mencintaimu..
Ibu.. masih ingatkah ketika kita menyanyi bersama?
dan aku memainkan gitar? pemberian Ayah?
Ollaaaalllaaaa... kita tertawa bersama..
walau suara dan petikan gitar terkadang tidak seirama..
yang penting kita bernyanyi.. begitu kan, Bu?
Cepet sembuh ya, Ibu.. dan sehat selalu..
Borum..
16.10
16.01
Menatapmu Ibu.. adalah kesukaan bagiku..
Wajahmu.. sungguh menyejukkan bagiku..
dan membuatku tenang.. hmm.. nyaman..
padahal engkau hanya menatapku..
Tapi Ibu.. aku tidak mengerti..
Mengapa engkau terlalu memikirkanku?
Aku sudah dewasa, Ibu..
Saatnya aku yang mengurusmu..
Ibu.. saat menatapmu..
membuat perasaanku campur aduk..
Aku tahu.. tidak semua yang tersimpan di dalam hatimu,
dapat engkau ceritakan padaku..
Itu bukan salahmu, Ibu..
Ibu.. Aku sayang Ibu..
Saayaaaaaaannnnnngggggggg banget, bu...
Aku tidak mau berpisah denganmu..
Aku teramat mencintaimu..
Ibu.. masih ingatkah ketika kita menyanyi bersama?
dan aku memainkan gitar? pemberian Ayah?
Ollaaaalllaaaa... kita tertawa bersama..
walau suara dan petikan gitar terkadang tidak seirama..
yang penting kita bernyanyi.. begitu kan, Bu?
Cepet sembuh ya, Ibu.. dan sehat selalu..
Borum..
16.10
Kamis, 04 November 2010
Sini.. sini nak.. Tenanglah, Sayang..
Kamis, 4 Nov '10
05.22
"Cape ya sayang?" ucapku menyambut kedatanganmu.. dan aku melihatmu mengangguk sambil menghela nafas lelah. Ku tarik tas berat yang menggelayuti pundakmu.."tas mu berat sekali, nak?"
"iya ma.. tadi habis dari kampus."
"waw.. buku-buku kuliah mu tebal-tebal sekali. Cukup mantap di jadikan bantal," sahutku sedikit melucu.. Agar anakku bisa tersenyum..
"mandilah nak, mama sudah siapkan air hangat. Agar tubuhmu segar dan nyaman. Ga usah buru-buru.. nikmati saja," kataku sambil menyentuh pipi anakku..
"iya ma.."
Tapi anakku masih kelihatan cape. Aku melihat sedikit genangan air mata di sudut matanya.
"Hei nak.." Aku menyentuh dagunya.. Dan menatap ke dua matanya dengan penuh kasih. Kasih seorang ibu kepada putrinya. "Kamu menangis?"
"Engga ma," sahutmu..
Tapi aku merasakan.. jawabanmu bukanlah isi hatimu..
"Sini.. sini nak.. ini mama.. tenanglah sayang.. tenanglah.." kataku sambil meraih tubuh anakku.. dan mencium pipi dan keningnya berkali-kali.. Aku menepuk-nepuk punggungnya dengan segenap hatiku.. Aku sangat mengasihi anakku.. "Tenanglah nak.. ini kan mama.."
Dan anakku pun, melingkarkan lengannya di tubuhku.. Membenamkan wajahnya di dadaku.. dan mulai menangis perlahan.. Aku mendiamkannya.. Agar ia puas menumpahkan isi hatinya dalam tangis yang tiada terucapkan..
***
Ada banyak cerita tentang kita sayang.. Penggalan percakapan kita di atas adalah bunga hidup bagi mama.. Tumbuhlah besar anakku terkasih. Gapailah impianmu. Sandarkanlah selalu harapanmu pada ALLAH kita. Sebab hanya DIA lah TUMPUAN hidup kita.
Aku adalah mamamu.. Hidup kita sepenuhnya ada dalam kendali ALLAH kita. Sebagaimana ALLAH menumbuhkan aku dalam kandungan ibu ku.. Demikianlah ALLAH akan menumbuhkan engkau juga. Sebagai pribadi yang tangguh dan unik.
Jika ALLAH di pihak kita.. kuat dan pastilah hidup kita. Ketika aral melintang menghadang kita.. tenanglah. Mari kita sujud dan bertelut dalam doa-doa kita. Ada banyak hal proses hidup yang akan membentuk kita terus-menerus. Tenang lah..
Aku,
ibu muda yang baru saja berproses..
05.36
Selasa, 02 November 2010
Tiba-tiba Kangen Lili Putihku..
Selasa, 2 Nov '10
20.34
Aku, disergap keriduan teramat sangat akan aromamu, my white lily..
Mungkin karena saat ini hatiku diliputi kasih dan kedamaian..
Aku tak bisa mengelak.. mengapa hal itu terus terjadi berulang kali..
Lili putih.. lambang kedamaian dan ketenangan..
Ini anakku.. kakak dan ade..
Mama persembahkan lili putih kesayangan mama untuk kalian..
Nikmatilah.. pemberian cinta kasih mama untuk kalian..
Kalian adalah bunga di taman hidup mama.
Mekarlah.. dan jangan pernah layu..
Mama
20.38
20.34
Aku, disergap keriduan teramat sangat akan aromamu, my white lily..
Mungkin karena saat ini hatiku diliputi kasih dan kedamaian..
Aku tak bisa mengelak.. mengapa hal itu terus terjadi berulang kali..
Lili putih.. lambang kedamaian dan ketenangan..
Ini anakku.. kakak dan ade..
Mama persembahkan lili putih kesayangan mama untuk kalian..
Nikmatilah.. pemberian cinta kasih mama untuk kalian..
Kalian adalah bunga di taman hidup mama.
Mekarlah.. dan jangan pernah layu..
Mama
20.38
Jumat, 29 Oktober 2010
Bobolah Nak..
Jumat, 29 Okt'10
21.34
Bobolah nak.. mama menjagamu..
dalam doa mama.. dihembusan nafas dan jiwa mama..
Engkau adalah hadiah yang demikian indah
dan berharga bagiku, mamamu..
Cintaku.. tiada bisa kukatakan..
Tataplah mataku dan..
Nikmatilah cintaku dan kasihku..
Karena aku adalah mamamu..
Adakah kebohongan di mataku?
Ketika aku mengatakan kepadamu:
"Mama mencintaimu nak.."
Sambutlah pelukan mamamu ini, nak..
Nikmatilah hangat dekapan mama..
Hiruplah aroma tubuh mama..
Aroma kehidupan karena memilikimu..
Bukankah engkau yang selama ini mama jaga?
Mama bertaruh nyawa juga untukmu nak..
Walaupun Mama sangat terbatas.
Mama selalu berusaha melakukan yang terbaik,
yah.. dengan sekuat tenaga mama..
Mama juga sering gagal dan salah..
Mama mengasihimu..
Jangan pernah ragukan..
ketulusan dan kasih sayang mama..
Pandanglah mata mama nak..
Rasakanlah pelukan hangat kasih untuk mu..
Nikmatilah cium tanda kasih di kening dan pipimu..
Pada saat mama marah dan penuh kecewa..
Mama tetap sayang dan mencintaimu..
Karena kasih sayang seorang mama
akan tetap ada selamanya untuk anaknya..
Itu adalah panggilan alami seorang mama..
Mama bersyukur memiliki engkau nak..
dalam hidup mama..
Bobolah nak..
TUHAN menjagamu..
aku,
mamamu..
21.44
21.34
Bobolah nak.. mama menjagamu..
dalam doa mama.. dihembusan nafas dan jiwa mama..
Engkau adalah hadiah yang demikian indah
dan berharga bagiku, mamamu..
Cintaku.. tiada bisa kukatakan..
Tataplah mataku dan..
Nikmatilah cintaku dan kasihku..
Karena aku adalah mamamu..
Adakah kebohongan di mataku?
Ketika aku mengatakan kepadamu:
"Mama mencintaimu nak.."
Sambutlah pelukan mamamu ini, nak..
Nikmatilah hangat dekapan mama..
Hiruplah aroma tubuh mama..
Aroma kehidupan karena memilikimu..
Bukankah engkau yang selama ini mama jaga?
Mama bertaruh nyawa juga untukmu nak..
Walaupun Mama sangat terbatas.
Mama selalu berusaha melakukan yang terbaik,
yah.. dengan sekuat tenaga mama..
Mama juga sering gagal dan salah..
Mama mengasihimu..
Jangan pernah ragukan..
ketulusan dan kasih sayang mama..
Pandanglah mata mama nak..
Rasakanlah pelukan hangat kasih untuk mu..
Nikmatilah cium tanda kasih di kening dan pipimu..
Pada saat mama marah dan penuh kecewa..
Mama tetap sayang dan mencintaimu..
Karena kasih sayang seorang mama
akan tetap ada selamanya untuk anaknya..
Itu adalah panggilan alami seorang mama..
Mama bersyukur memiliki engkau nak..
dalam hidup mama..
Bobolah nak..
TUHAN menjagamu..
aku,
mamamu..
21.44
Jumat, 01 Oktober 2010
Ibu, aku mencintaimu..
Jumat, 1 Okt '10
18.18
Ibu.. Aku mencintaimu..
Aku lahir dari rahim mu..
Aku tahu ibu..betapa engkau bertaruh nyawa
Supaya aku bisa lahir ke dunia ini.
Lihat tanganku yang bergayut di jemarimu ketika aku bayi.
Tatap matamu penuh kasih.
Sekarang, engkau sudah semakin tua.. ibu
Aku tak tahan melihat engkau menangisiku
Apa yang bisa aku lakukan untuk membuat engkau bahagia ibu?
Sampai usia senjaku pun, aku sering gagal menjadi anakmu..
Aku tak bisa memenuhi kerinduanmu ibu..
Jangan menangis untuk ku ibu..
Aku berjanji membahagiakanmu.
Rahim mu kuat ibu..
Aliran plasenta darimu, membuatku hidup..
Aku bukan lahir dari sekedar kesengajaan,
tapi.. dari sebuah rencana indah ALLAH dalam hidupku.
Aku mengagumi mu ibu, menghormatimu..
Aku sangat mencintaimu..
Mintalah kepadaku ibu, apa yang ingin engkau katakan?
Kasihmu sungguh tiada duanya dalam hidupku ibu..
Engkau menyusuiku, merawatku..
Menjagaku dengan nyawamu..
Aku,
Bayimu yang telah senja..
18.27
18.18
Ibu.. Aku mencintaimu..
Aku lahir dari rahim mu..
Aku tahu ibu..betapa engkau bertaruh nyawa
Supaya aku bisa lahir ke dunia ini.
Lihat tanganku yang bergayut di jemarimu ketika aku bayi.
Tatap matamu penuh kasih.
Sekarang, engkau sudah semakin tua.. ibu
Aku tak tahan melihat engkau menangisiku
Apa yang bisa aku lakukan untuk membuat engkau bahagia ibu?
Sampai usia senjaku pun, aku sering gagal menjadi anakmu..
Aku tak bisa memenuhi kerinduanmu ibu..
Jangan menangis untuk ku ibu..
Aku berjanji membahagiakanmu.
Rahim mu kuat ibu..
Aliran plasenta darimu, membuatku hidup..
Aku bukan lahir dari sekedar kesengajaan,
tapi.. dari sebuah rencana indah ALLAH dalam hidupku.
Aku mengagumi mu ibu, menghormatimu..
Aku sangat mencintaimu..
Mintalah kepadaku ibu, apa yang ingin engkau katakan?
Kasihmu sungguh tiada duanya dalam hidupku ibu..
Engkau menyusuiku, merawatku..
Menjagaku dengan nyawamu..
Aku,
Bayimu yang telah senja..
18.27
Langganan:
Postingan (Atom)




